Info Cek SK Tunjangan Profesi Guru 2014

Standar

Cek Sk Tunjangan Profesi Guru 2014 sering terjadi kendala. Pasalnya disebabkan server terlalu sibuk karena terlalu banyak yang mengakses dan berakibat server eror. Namun tidak ada salahnya untuk dicoba. Berikut tulisan berkaitan dengan Cek SK Tunjangan Profesi Guru 2014.

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, pencairan tunjangan sertifikasi guru tahun 2014 juga akan menggunakan data yang berasal dari pendataan DAPODIKDAS, Bagi Anda yang sekolahnya telah selesai mengupload Data DAPODIKDAS tahun 2013/2014 sebaiknya sebelum melakukan Cek SK Tunjangan Guru (SKTP), Anda mencoba mengecek kesesuaian Data PTK (Guru) dan Jumlah Jam mengajar dengan mengklik link Cek Data Guru dan Kesusaian Jumlah Jam Mengajar.Sebelum aneka tunjangan guru (tunjangan sertifikasi atau profesi guru) dan tunjangan lain dicairkan, sebelumnya akan diterbitkan SK Pencairan atau yang kita kenal dengan SKTP yang berlaku untuk satu semester (6 bulan). Penerbitan SKTP ini didasarkan data DAPODIKDAS yang telah diuplod pihak sekolah melalui Aplikasi DAPODIKDAS.
Selanjutnya, Bagi Bapak/Ibu Guru yang penasaran ingin melakukan Cek SK Aneka Tunjangan Guru (SKTP) atau akan melakukan pengecekan apakah SK Tunjangan Sertifikasi, SK Tunjangan Fungsional, SK Tunjangan Daerah Khusus (DASUS), SK Tunjangan Daerah Terpencil (DACIL) sudah ada apa belum dapat dilakukan dengan cara mengklik link SIM Aneka Tunjangan Guru dengan mengunjungi Direktorat P2TK Dikdas atau klik http://223.27.144.195:8001/index.php dan isikan NUPTK / NIGB dan pasword anda : yyyymmdd (tahun bulan tanggal lahir). Dapat juga klik gambar di bawah ini dan anda akan dibawa menuju situs.
Link cek tunjangan sertifikasi guru 2014 Cek SK Tunjangan Profesi Guru 2014
Bila link tersebut sudah dapat diakses, selanjutnya Anda mengisi form Cek SK Tunjangan Guru (SKTP) dengan mengisi form Login menggunakan NUPTK Anda dengan menggunakan password seperti pada cek verifikasi data guru, yaitu tanggal lahir dengan format YYYYMMDD. Misalkan kelahiran anda adalah 12 Desember 1965, maka passwordnya adalah 19651212.

Apabila Anda berhasil login pada Cek SK Tunjangan Guru (SKTP), maka dapat diketahui apakah SKTP Anda sudah cetak atau belum seperti gambar di bawah ini.
Demikian moga bermanfaat.
(Sumber : Pendidikan Kewarganegaraan)

Guru harus melakukan verifikasi data di dapodik agar bisa mendapatkan SK.

Standar

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meminta para guru untuk segera melakukan verifikasi data pokok pendidikan (dapodik) agar bisa mendapatkan Surat Keputusan (SK) Penerima Tunjangan Profesi. Hal ini disampaikan oleh Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P2TK) Ditjen Dikdas Kemdikbud, Sumarna Surapranata.

“Sebab ada guru yang belum terdaftar di rombongan belajar atau mengajar tidak linier dengan sertifikat,” kata Surapranata yang SekolahDasar.Net kutip dari Republika (22/03/2014)

Kemendikbud memberikan waktu tiga bulan kepada guru untuk melakukan verifikasi data mereka di dapodik. Waktu yang diberikan Maret sampai Juni 2014. Data dapodik inilah yang dijadikan dasar Kemendikbud untuk mengeluarkan SK Penerima Tunjangan Profesi, baik untuk guru PNS Daerah (PNSD) maupun non-PNS.

Pembayaran tunjangan guru bagi guru yang telah memiliki sertifikat pendidik ini berdasarkan SK Penerima Tunjangan Profesi. Agar dapat diterbitkan SK Penerima Tunjangan Profesi, guru harus memenuhi jumlah jam mengajar 24 per minggu dan mengajar sesuai dengan sertifikasinya.

Pranata juga mengatakan faktor lain yang menyebabkan tidak bisa diterbitkannya SK Penerima Tunjangan Profesi antara lain telah pensiun, meninggal dunia, beralih menjadi pejabat struktural atau jabatan non-guru, dan tidak terdaftar di rombongan belajar. Selain itu, guru tidak tetap (GTT) juga tidak bisa mendapatkan SK tersebut.

Sumber: http://www.sekolahdasar.net/2014/03/para-guru-diminta-segera-verifikasi-data-dapodik.html#ixzz2woJBtsx1

Rp741 M Pembayaran Tunjangan Guru Triwulan I Siap Disalurkan

Standar

Jakarta, Kemdikbud — Selain mendapatkan tunjangan profesi bagi guru yang telah memiliki sertifikat, guru juga mendapatkan aneka tunjangan berupa tunjangan daerah khusus, tunjangan fungsional, dan bantuan kualifikasi akademik. Dari validasi data dan proses surat permintaan pembayaran (SPP) dan surat perintah membayar (SPM) yang sudah berjalan, Kemdikbud telah menyiapkan Rp741 miliar untuk pembayaran tunjangan profesi guru dan aneka tunjangan guru untuk triwulan I tahun 2014.
Seperti halnya tunjangan profesi guru, penerbitan Surat Keputusan (SK) Aneka Tunjangan Guru tahun 2014 juga menjadi dasar pencairan tunjangan yang didasarkan pada data dalam data pokok pendidikan (dapodik). Validasi data menjadi hal penting dalam penerbitan SK Aneka Tunjangan. Guru yang datanya belum valid harus melakukan verifikasi data secara daring (online) di laman Layanan INFO PTK.
Setelah sekolah mengirimkan data guru melalui aplikasi dapodik ke server pusat, maka guru dapat melihat status kebenaran data di Layanan INFO PTK yang berbasis website dengan alamat : http://223.27.144.195:8083 dan melakukan verifikasi data jika terdapat kekurangan atau kesalahan. Hal ini hanya bisa dilakukan sebelum penerbitan SK Tunjangan. Setelah melakukan verifikasi data, guru bisa mengecek status penerbitan SK Tunjangannya di website dengan alamat : http://223.27.144.195:8000.
“Guru bisa pakai gadget, pakai hp. Guru bisa mengakses. Ini langsung online. Alamatnya masih pakai nomor begini. InsyaAllah tidak lama lagi akan jadi nama-nama khusus,” kata Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Ditjen Dikdas Kemdikbud, Sumarna Surapranata, saat jumpa pers di kantor Kemdikbud, Jakarta, (20/3/2014).
Pranata menjelaskan, saat ini untuk guru tingkat PAUD, telah diterbitkan SK Penerima Tunjangan Khusus bagi 1.098 guru, SK Penerima Tunjangan Fungsional bagi 32.045 guru, dan SK Penerima Bantuan Kualifikasi Akademik bagi 2.589 guru. Untuk guru tingkat pendidikan dasar, telah diterbitkan SK Penerima Tunjangan Khusus bagi 53.038 guru, SK Penerima Tunjangan Fungsional bagi 119.832 guru, dan SK Penerima Bantuan Kualifikasi Akademik bagi 35.079 guru. Sedangkan bagi guru tingkat pendidikan menengah , telah diterbitkan SK Penerima Tunjangan Khusus bagi 6.198 guru, SK Penerima Tunjangan Fungsional bagi 31.575 guru, dan SK Penerima Bantuan Kualifikasi Akademik bagi 1.918 guru.
Dari keseluruhan data guru penerima aneka tunjangan tersebut, ditambah data guru penerima tunjangan profesi, jumlah tunjangan yang harus dibayarkan Kemdikbud pada triwulan I tahun 2014 mencapai Rp741 miliar. Besaran tunjangan tersebut mencapai persentase tinggi, yaitu 80% dari total target pembayaran tunjangan guru triwulan I. (Desliana Maulipaksi)

Tunjangan Profesi Guru Tahun 2014 Disalurkan Melalui Bank Penyalur Tidak Lagi KPPN

Standar

Jakarta, Kemdikbud — Skema penyaluran tunjangan profesi guru dilakukan melalui dua jalur, yaitu melalui transfer daerah bagi guru pegawai negeri sipil daerah (PNSD), dan melalui transfer pusat (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) bagi guru non-PNS. Sebelumnya, kedua jalur penyaluran tunjangan profesi guru tersebut dilakukan melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). Tahun 2014 ini, penyaluran akan dilakukan melalui bank penyalur.

Dirjen Pendidikan Menengah (Dikmen) Kemdikbud, Achmad Jazzidie mengatakan, setelah dana ditransfer oleh Kementerian Keuangan ke bank penyalur, bank penyalur kemudian mentransfer tunjangan profesi guru langsung ke rekening guru penerima. Perubahan proses penyaluran tunjangan profesi guru ini dilakukan agar bisa menjadi alat kontrol, karena bank penyalur berkewajiban memberikan laporan ke Kemdikbud jika ada kesalahan penyaluran.

“Sebelumnya dari KPPN kalau ada sesuatu, misalnya kekeliruan nomor rekening, kita yang di kementerian nggak tau. Itu yang menyebabkan kadang-kadang kalau ada masalah bisa berlarut-larut,” ujar Jazzidie saat dialog interaktif dengan wartawan di Jakarta, (17/3/2014). Dengan penyaluran melalui bank penyalur, kesalahan penyaluran bisa langsung diketahui dari laporan bank penyalur sehingga bisa langsung ditindaklanjuti.

Jazzidie menjelaskan, besarnya tunjangan profesi guru bagi guru PNSD adalah sebesar satu kali gaji pokok. Sedangkan untuk guru non-PNS, dibagi lagi menjadi dua jenis, yaitu guru non-PNS dan guru PNS Binaan Provinsi. Bagi guru non-PNS yang telah melalui inpassing mendapat tunjangan profesi sebesar satu kali gaji pokok, sedangkan yang belum inpassing mendapat tunjangan profesi sebesar Rp1.500.000 (dipotong pajak penghasilan). Guru PNS Binaan Provinsi juga mendapat tunjangan profesi sebesar satu kali gaji pokok.

Berdasarkan PP Nomor 74 Tahun 2008, persyaratan yang harus dipenuhi guru untuk mendapatkan tunjangan profesi di antaranya memiliki satu atau lebih Sertifikat Pendidik yang telah diberi satu Nomor Registrasi Guru (NRG) oleh departemen, memenuhi beban kerja sebagai guru, berusia paling tinggi 60 tahun, dan tidak terikat sebagai tenaga tetap pada instansi lain selain satuan pendidikan tempat bertugas. (Desliana Maulipaksi)

Inilah Rencana Kuota Sertifikasi Guru Tahun 2014

Standar

Guru yang memiliki sertifikat pendidik mendapat tunjangan profesi.
Kuota peserta sertifikasi guru tahun 2014 melalui pola PLPG direncanakan sebanyak 150.000 orang. Peserta sertifikasi guru 2014 diutamakan bagi kelompok guru yang diangkat sebelum terbitnya undang-undang guru dan dosen (UUGD) Nomor 14 Tahun 2005 tanggal 30 Desember 2005. Selain itu calon peserta harus sudah sarjana (S1).

Dari 150.000 orang peserta sertifikasi guru 2014, sebanyak 139.410 orang adalah guru yang diangkat sebelum UUGD diterbitkan dan belum memiliki sertifikat pendidik, sisanya adalah peserta PLPG tahun sebelumnya yang tidak lulus. Sertifikasi guru melalui pola PLPG akan berakhir pada tahun 2015.

Bagi guru yang diangkat setelah UUGD diterbitkan, akan diikutkan sertifikasi melalui jalur Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam jabatan. Guru yang diangkat sesudah UUGD diterbitkan berjumlah 377.926 yang terdiri dari 207.700 orang guru PNS dan 170.226 Guru Tetap Yayasan (GTY).

Sertifikasi guru melalui pola PPG dalam jabatan akan diselenggarakan pemerintah mulai tahun 2015 dengan rencana kuota sebanyak 250.000 orang. Diharapkan pada tahun 2016 PPG dalam jabatan diharapkan selesai, sesuai dengan amanat peraturan pemerintah. Meskipun beban belajar PPG telah ditetapkan, tetapi mekanisme pelaksanaannya masih dalam proses pembahasan.

Saat ini bagi guru yang telah memiliki sertifikat pendidik memperoleh tunjangan profesi pendidik (TPP). Guru tersebut harus memenuhi tanggung jawab berupa pemenuhan jumlah jam mengajar wajib sebanyak 24 jam tatap muka per minggu. Sejak dilaksanakan pertama kali pada tahun 2007 sampai 2012 telah tercatat sebanyak 1.327.048 orang guru yang telah disertifikasi.

Sumber: http://www.sekolahdasar.net/2013/12/inilah-rencana-kuota-sertifikasi-guru.html#ixzz2wBOA45YR

Dokumen Yang Harus Dipersiapkan Calon Peserta PLPG 2014

Standar

Dokumen Yang Harus Dipersiapkan Calon Peserta PLPG 2014~Uji Kompetensi Guru (UKG) yang merupakan salah satu tahapan yang wajib diikuti oleh seluruh guru termasuk guru yang akan diikutkan sebagai peserta sertifikasi guru 2014 saat ini sedang berlangsung. Sesuai dengan jadwal tahapan sertifikasi 2014 yang telah ditetapkan, UKG akan berlangsung dari tanggal 4 s. d 8 Maret 2014. Setelah pelaksanaan UKG 2014 ini berlangsung,maka akan dilanjutkan dengan pengolahan nilai UKG 2014 yang direncanakan akan berlangsung hingga tanggal 11 Maret 2014. Setelah tanggal tersebut ,paling lambat hingga tanggal 15 Maret 2014, hasil UKG beserta daftar calon pesert a PLPG akan dipublish melalui laman http://sergur.kemdiknas.go.id. It artinya, bagi guru-guru yang namanya tercantum didalam daftar calon peserta PLPG 2014, sudah harus mempersiapkan dokumen-dokumen yang akan dikumpulkan ke dinas, untuk selanjutnya dikirim ke LPMP untuk diverifikasi.
Sertifikasi 2014 ini masih menerapkan 3 pola yaitu pola pendidikan dan latihan profesi guru (PLPG), porto folio (PF) dan pemberian sertifikat pendidik secara langsung (PSPL). Jumlah peserta PLPG adalah yang paling besar, yaitu 99% dari kuota yang tersedia. Adapun jumlah kuota peserta sertifikasi tahun 2014 ini adalah sebanyak 150. 000 orang guru.
Mengingat waktu pengumpulan berkas dan verifikasi waktunya sangat singkat yaitu kurang lebih hanya
selama 15 hari semenjak daftar nama calon peserta PLPG diumumkan sebagaimana informasi yang forumptk
peroleh, maka tidak ada salahnya bagi guru yang belum bersertifikat pendidik, dan memenuhi persyaratan umum peserta sertifikasi guru 2014 untuk dapat mempersiapkan dokumen-dokumen pemberkasan yang harus dipsersiapkan, meskipun daftar nama calon peserta PLPG masih belum diumumkan. Dokumen Yang
Harus Dipersiapka n Calon Peserta PLPG 2014 adalah sebagai berikut :
1. Format A1 yang telah ditandatangani oleh Dinas.
2. Fotokopi I jazah S-1 at au D-I V, serta I jazah S-2 dan atau S-3 (bagi yang memiliki) dan n
disahkan oleh perguruan t inggi yang mengeluarkan.
3. Fotokopi SK pangkat / golongan terakhir yang telah dilegalisasi oleh atasan langsung (bagi PNS).
4. Fotokopi SK mengajar (SK pembagian tugas mengajar) 5 tahun terakhir yang telah dilegalisasi oleh
atasan langsung. SK pembagian tugas mengajar ini harus sesuai dengan bidang studi yang akan di
sertifikasikan.
5. Fotokopi SK pengangkatan sebagai guru sejak pertama menjadi guru sampai dengan SK terakhir
yang dilegalisasi oleh atasan langsung.
6. Passfoto terbaru berwarna (enam bulan terakhir dan bukan polaroid) ukuran 3×4 cm sebanyak 4
lembar, di bagian belakang setiap passfoto ditulis identitas peserta (nama, nomor peserta, dan
satminkal). Hal ini kelihatan sederhana tetapi sangat penting ketika verifikasi dilakukan oleh
LPMP dimana LPMP akan memverifikasi berkas persyaratan calon peserta dari 1 propinsi. Dapat
dibayangkan apabila passfotonya tercecer atau jatuh, maka petugas LPMP akan kesulitan untuk
mengembalikan passfoto tersebut ketempatnya semula.
7. Surat Pernyataan dari peserta bahwa berkas/ dokumen yang diserahkan dapat dipertanggungjawabkan
keabsahannya. Format surat pernyataan ini sebagaimana yang tercantum didalam lampiran Buku 1
penetapan calon peserta sertifikasi guru 2014

Alamat Lengkap Pengecekan Data Tunjangan Guru

Standar

Setelah tgl 5 maret 2014
Alamat Lengkap pengecekan data Tunjangan Guruhttp://223.27.144.198:8000/
akan di bagi menjadi 5 Sub Bagian :

1. Tunjangan Guru :

http://223.27.144.198:8000/index.php?ref=3

2. Tunjangan Profesi :

http://223.27.144.198:8000/index.php?ref2=7&ref=3

3. Tunjangan Fungsional :

http://223.27.144.198:8000/index.php?ref2=8&ref=3

4. Tunjangan Khusus :

http://223.27.144.198:8000/index.php?ref2=9&ref=3

5. Bantuan Kualifikasi Akademik :

http://223.27.144.198:8000/index.php?ref2=10&ref=3

OPERATOR DAPODIK SEKOLAH LIHAT INI YA…

Standar

BERDASARKAN HASIL RAKOR KEMENDIKBUD DI BANDUNG MAKA ADA BEBERAPA HAL YAITU :
• Januari s/d Juni : Pengiriman Dapodik Semester Genap Ta 2013/2014
• Juli s/d Desember : Pengiriman Dapodik Semester Ganjil Ta 2014/2015
• 16 Februari s/d 25 Februari : Distribusi Kouta Aneka Tunjangan Tahap 1 (50 %)
• 26 Februari s/s 3 maret : Distribusi Kouta Aneka Tunjangan Tahap 2 ( 50 % )
• Batas akhir penarikan data dari server dapodik adalah tanggal 4 Maret 2014
• 20 Maret 2014 : Penerbitan Sk Aneka Tunjangan
• Minggu ke 4 maret 2014 : Perkiraan pembayaran aneka tunjangan
• Bagi bapak/ibu guru yg sk tunjangan profesinya sampai tanggal 18 maret belum terbit maka diberi kesempatan untuk memperbaiki data dapodiknya sampai tanggal 22 juni 2014, apabila pada bulan Juni sk tunjangannya bisa terbit maka kepada ybs akan dibayarkan tunjangan profesinya sebanyak 6 bulan, tetapi apabila sampai bulan juni sk tidak terbit maka tunjangannya dinyatakan hangus ( tidak dibayarkan ) untuk 6 bulan.
• Untuk jumlah wakil kepala sekolah yg diizinkan adalah : Minimal 1 Wakil Kepala Sekolah dan Maksimal 3 Wakil Kepala Sekolah, Dengan Perhitungan 9 : 1 ( 9 rombel 1 Wakil Kepala Sekolah ) Untuk Kepala Lab Dan Perpustakaan Adalah 1 Orang Tiap Sekolah

Link Alternatif Untuk Cek Data Guru di Dapodik

Standar

Untuk mengecek data dapodik guru kunjungi laman Lapor Tunjangan Dikdas.
80 persen lebih Data pokok pendidikan (Dapodik) yang meliputi data pendidik (guru), peserta didik, dan sekolah telah masuk ke server pusat Direktorat P2TK Dikdas sebagai pengelola pendataan ini. Data yang masuk ke server database Dapodik P2TK Dikdas tersebut sudah dapat dicek atau dilihat datanya yang telah masuk, khususnya data guru.

Data guru yang telah dientri dan dikirim melalui aplikasi dapodik oleh operator sekolah bisa dilihat secara online. Kelengkapan dan kebenaran data ini penting khususnya bagi calon penerima tunjangan profesi pendidik (TPP). Para guru dapat melihat datanya lewat internet dengan mengunjungi halaman situs Lapor Tunjangan Dikdas.

Berikut link atau tautan untuk mengecek data guru:

http://223.27.144.195/info.php

http://223.27.144.195:8083/info.php

http://223.27.144.195:8082/info.php

http://223.27.144.195:8081/info.php

Untuk mengecek data guru, kunjungi link di atas untuk menuju ke halaman Login. Isilah kolom NUPTK dengan nomor NUPTK dan tuliskan passwordnya dengan tanggal lahir. Penulisan NUPTK tidak menggunakan spasi dan tidak ditambah dengan karakter apapun. Sedangkan untuk paswordnya dengan tanggal lahir yang dibalik dari tahun bulan tanggal, dan harus 8 angka. Contoh 12 Agustus 1965 menjadi 19650812.

Informasi data hasil login terkoneksi langsung dengan server pusat database Dapodik P2TK Dikdas jadi data yang dihasilkan akan sama. Pada lembar informasi pendidik atau guru dapat dilihat data individu berdasarkan Dapodik, status NUPTK pada database NUPTK, data kelulusan sertifikasi pendidik, rombongan belajar, dan tunjangan profesi. Jika masih ada data yang salah, perbaikan data di aplikasi dapodik dan sinkronkan kembali.

Perjuangan PGRI

Standar

Berita penting dari pengurus PGRI Pusat oleh Pak Sulistyo sebagai berikut
Pengurus PGRI, Bapak/Ibu Guru Yth. Alhamdulillah Perjuangan PGRI berhasil Berkaitan dengan isue tentang LINIARITAS pendidikan guru SD harus S1 PGSD, hal itu tidak benar. Jadi, guru yang sudah lulus sertifikasi tetap dibayar TPG-nya dan yang belum sertifikasi tetap bisa ikut sertifikasi, yang penting guru yang bersangkutan sudah mengajar sebagai guru kelas minimal 5 tahun berturut-turut, walaupun ijasah S1-nya bukan PGSD. Salam, Sulistiyo (Ketua Umum PB PGRI)

untuk lebih jelasnya lihat facebook sebagai berikut

Semoga teman-teman menjadi tenang