Seragam Nasional SD – SMA Harus Ada Bendera Merah Putih Di Dada Kiri

Standar

Guna menyelesaikan persoalan mengenai penggunaan seragam di beberapa daerah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mengeluarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 45 Tahun 2014, tentang Pakaian Seragam Sekolah Bagi Peserta Didik Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah.
Dalam Pemendikbud itu disebutkan, seragam sekolah bagi peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah dibagi menjadi tiga, yaitu seragam nasional, seragam sekolah, dan seragam kepramukaan.
“Yang ditambahkan dalam seragam nasional itu adalah bendera merah putih, diletakkan di dada kiri atas kantong saku. Kita ingin betul menanamkan kecintaan terhadap merah putih. Sebagai identitas diri bahwa kita ini adalah siswa dan siswi Indonesia,” kata Mendikbud Mohammad Nuh kepada wartawan di kantor Kemdikbud, Jakarta, Senin (9/6).
Adapun untuk seragam sekolah, menurut Mendikbud, memiliki 4 tujuan, yaitu untuk menanamkan dan menumbuhkan rasa nasionalisme, kebersamaan, serta memperkuat persaudaraan sehingga dapat menumbuhkan semangat kesatuan dan persatuan di kalangan peserta didik.
Selain itu, seragam sekolah juga dimaksudkan untuk meningkatkan rasa kesetaraan tanpa memandang kesenjangan sosial ekonomi orang tua atau wali peserta didik, meningkatkan disiplin dan tanggung jawab peserta didik serta kepatuhan terhadap peratuan yang berlaku, serta menjadi acuan bagi sekolah dalam menyusun tata tertib dan disiplin peserta didik, khususnya yang mengatur seragam sekolah.
“Harus dipastikan siapapun yang akan sekolah jangan sampai dipermasalahkan mengenai seragam sekolah, khususnya penggunaan seragam sebagai identitas keagamaan,” tegas Mendikbud Mohammad Nuh.
Mengenai waktu penggunaan seragam nasional, seragam sekolah, dan seragam Pramukan, menurut Mendikbus, pakaian seragam nasional dikenakan pada hari Senin, Selasa, dan pada hari lain saat pelaksanaan upacara bendera.
Selain hari-hari tersebut, peserta didik dapat mengenakan pakaian seragam kepramukaan atau pakaian seragam khas sekolah yang diatur oleh masing-masing sekolah.
Mendikbud menegaskan, bagi sekolah yang melanggar ketentuan dalam Permendikbud ini akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku. Namun, lanjut Mendikbud, sebelum diberikan sanksi akan diklarifikasi terlebih dahulu kepada pihak sekolah mengapa pelanggaran tersebut bisa terjadi.
(WID/Humas Kemdikbud/ES)

Syarat Penerimaan CPNS dan PPPK tahun 2014

Standar

Syarat yang harus dipenuhi oleh pelamar tes seleksi CPNS dan PPPK 2014.
Anda yang ingin mengikuti tes seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2014 harus memenuhi syarat yang telah ditentukan. Pertengahan Juni mendatang, pemerintah akan mulai membuka pendaftaran CPNS dan PPPK 2014.

Pemerintah tahun ini membuka 100.000 kursi lowongan CPNS dan PPPK di seluruh wilayah Indonesia dengan rincian 60.000 orang untuk menjadi CPNS dan 40.000 orang dengan status PPPK. Proses seleksi CPNS dan PPPK 2014 di seluruh instansi pusat maupun daerah menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi oleh calon pelamar tes seleksi penerimaan CPNS dan PPPK tahun 2014 adalah sebagai berikut:

1. Warga Negara Indonesia (WNI)
2. Berusia antara 18 tahun dan 35 tahun pada tanggal 1 Desember 2014
3. Pelamar yang berusia lebih dari 35 tahun, hanya dapat melamar formasi PPPK dan atau berdasarkan kebutuhan khusus, dimana setiap pelamar telah memiliki masa kerja yang telah ditentukan.
3. Sehat Jasmani dan Rohani
4. Bebas NARKOBA
5. Khusus untuk pelamar kalangan sarjana dan diploma, berijazah Sarjana (S1), Diploma Empat (D4), atau Diploma Tiga (D3) dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN)/Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dengan akreditasi bidang studi minimal B oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan Perguruan Tinggi Luar Negeri yang telah mendapat Penyetaraan Ijazah luar Negeri dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
6. Pada saat mendaftar, pelamar telah memiliki ijazah Perguruan Tinggi untuk kalangan S1 dan D3, dan memiliki Ijazah SMA untuk pelamar dari tingkat SMA Sederajat
7. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75 bagi lulusan dari program studi dengan akreditasi A dan minimal 3,00 bagi lulusan dari program studi dengan akreditasi B.
8. Berkelakuan Baik dan tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap.
9. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS/Anggota TNI/POLRI atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.
10. Tidak sedang menjalani perjanjian/ikatan dinas/kontrak kerja pada instansi lain

Selain syarat umum di atas, pelamar tes seleksi CPNS dan PPPK tahun 2014 memenuhi persayaratan khusus yang antara instansi satu dengan instansi lainnya akan berbeda sesuai dengan persyaratan tambahan lainnya yang diberikan oleh masing masing instansi pemerintahan baik pusat ataupun daerah. Tes akan dilakukan mulai pertengahan Juni hingga Oktober 2014.

Sumber: http://www.sekolahdasar.net/2014/06/ingin-ikut-tes-seleksi-cpns-2014-ini-syaratnya.html#ixzz33e2stvsg

Tes Seleksi Penerimaan CPNS 2014 Dimulai Juni

Standar

Tes CPNS akan dilakukan mulai pertengahan Juni hingga Oktober 2014.
Pemerintah tahun ini akan kembali melaksanakan tes seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2014. Pada 16 Juni-17 Juni mendatang Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) akan menggelar Job Fair CPNS 2014 di Hotel Sahid, Jakarta.

“Nanti akan kami umumkan posisi apa saja yang lowong dan bisa diisi. Jadi saya harap kementerian atau lembaga dan pemda bisa menarik minat CPNS untuk mendaftar,” kata Eko Prasojo, Wakil Menteri PAN-RB yang SekolahDasar.Net kutip dari Kontan (06/05/14).

Pada acara itu akan dibuka kesempatan bagi masyarakat untuk mendaftar diri mengikuti tes seleksi CPNS 2014. Selain membuka lowongan CPNS, di tahun 2014 ini pemerintah juga akan membuka seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Pemerintah membuka 100.000 kursi lowongan CPNS dan PPPK di seluruh wilayah Indonesia. Formasi penerimaan calon abdi negara itu terdiri dari 60.000 orang untuk menjadi CPNS dan 40.000 orang dengan status PPPK.

Rektrument PPPK lahir dari Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurut Eko, PPPK bukan honorer atau pegawai tidak tetap, melainkan dikontrak minimal satu tahun dan bisa diperpanjang sesuai kebutuhan.

Proses seleksi CPNS 2014 menggunakan sistem yang sama seperti tahun sebelumnya. Proses tes seleksi menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Lebih ketat dari sebelumnya, kementerian atau lembaga (K/L) dan pemda yang tidak menggunakan sistem CAT, tidak akan diberi formasi.

Kewajiban menggunakan sistem CAT ini membuat tes CPNS 2014 akan dilakukan secara bertahap. Tes CPNS akan dilakukan mulai pertengahan Juni hingga Oktober 2014. Pelaksanaan tes CPNS yang tidak serentak lagi memberikan kesempatan kepada pelamar untuk uji kemampuan di beberapa instansi.

SekolahDasar.Net | 06/05/14 | #Berita #Penerimaan CPNS #PP

Sumber: http://www.sekolahdasar.net/2014/05/tes-seleksi-penerimaan-cpns-2014-dimulai-juni.html#ixzz31HOa6UCJ

Aplikasi Backup Sinkronisasi Dapodik (BSD) 2.07

Standar

Direktorat P2TK Dikdas Kemendikbud telah merilis Patch Aplikasi Pendataan Dapodik versi 2.07 dan Backup Sinkronisasi Dapodik (BSD) Versi 2.07. Aplikasi BSD versi 2.07 di gunakan oleh P2TK Dikdas untuk kebutuhan; tunjangan, Penilaian Angka Kredit (PAK), rasio kebutuhan guru, dan lain-lain.

Untuk menggunakan BSD 2.07 aplikasi dapodik sudah harus menggunakan aplikasi dapodik versi 2.07c. Aplikasi BSD versi 2.07 berbeda dengan versi sebelumnya, pada versi ini Operator Sekolah bisa langsung mandiri mengirimkan data dapodik ke server P2TK Dikdas dengan terhubung internet.

Kelebihan lain dari BSD versi 2.07 yaitu bagi sekolah yang kesulitan koneksi internet bisa meminta bantuan Operator Tunjangan pada Dinas Pendidikan untuk mengirimkan atau Upload file backup melalui aplikasi SIM Tunjangan Profesi.

File instalasi BSD Versi 2.07 bisa diunduh di laman http://infopendataan.dikdas.kemdikbud.go.id. Untuk tutorial cara instal aplikasi BSD dan proses bakcup data dapodik bisa dipelajari di dokumen ini.

Pada aplikasi dapodik patch 2.07 data nama dan tanggal lahir guru dan siswa akan di kunci atau tidak dapat di edit kembali. Tujuannya agar primary key terjaga atau konsisten dengan namanya. Oleh sebab itu sebelum menginstal aplikasi dapodik versi terbaru pastikan data tersebut sudah valid.

Surat Edaran Mendikbud tentang Pembayaran Tunjangan Profesi Reguler Tahun 2014 dan Kurang Bayar Tunjangan Profesi Tahun 2010 – 2013

Standar

Surat Edaran Mendikbud tentang Pembayaran Tunjangan Profesi Reguler Tahun 2014 dan Kurang Bayar Tunjangan Profesi Tahun 201-2013

Kepada Yth.

Saudara Gubernur DKI Jakarta
Saudara Bupati
Saudara Walikota
di

seluruh Indonesia

Dengan terbitnya :

Peraturan Menteri Keuangan Nomor 61/PMK.07/2014 tanggal 3 April 2014 Tentang Pedoman Umum dan Alokasi Tunjangan Profesi Guru Pegawai Negeri Sipil Daerah Provinsi, Kabupaten, dan Kota Tahun Anggaran 2014;
Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900/1798/SJ Tanggal 8 April Tahun 2014 Tentang Penyelesaian Pembayaran Tunjangan Profesi Guru Pegawai Negeri Sipil Daerah (TPG PNSD);
Juknis Penyaluran TPG PNSD Kemdikbud tanggal 4 April 2014;
SK TPG PNSD tahun 2014 yang sudah diterbitkan oleh Kemdikbud dan sudah dikirimkan ke Kabupaten dan Kota;
SK Kurang Bayar TPG PNSD tahun 2010–2013 yang sudah diterbitkan oleh Kemdikbud merujuk hasil audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta sudah dikirimkan ke Kabupaten dan Kota;
bersama ini disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota untuk segera menyalurkan TPG PNSD triwulan I tahun 2014 dan kurang bayar tahun 2010-2013 paling lambat tanggal 30 April 2014. Bupati/Walikota melaporkan pembayaran TPG PNSD triwulan tersebut kepada Menteri Keuangan paling lambat tanggal 5 Mei 2014 dengan tembusan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta Menteri Dalam Negeri.

Pembayaran TPG bukan PNS, subsidi tunjangan fungsional, tunjangan khusus, dan bantuan peningkatan kualifikasi, dan insentif guru bantu yang disalurkan melalui APBN sudah mulai dibayarkan sejak akhir Maret 2014 melalui nomor rekening masing-masing guru.

Untuk guru TK dan kelompok bermain, disalurkan melalui Bank Rakyat Indonesia. Pencairan untuk guru TK dan kelomok bermain dilakukan dengan membawa KTP dan Surat Keterangan dari satuan pendidikan yang memuat NUPTK/NIGB/Nomor Induk Mahasiswa ke BRI terdekat. Untuk guru SD/SMP/SDLB/SMPLB/SLB/pengawas dibayarkan melalui rekening masing-masing.

Untuk guru SMA dan SMK, pencairan disalurkan melalui Bank BNI 46 sebagai bank penampung/penyalur.

Guru dapat melihat daftar nama penerima TPG PNSD dan atau guru Bukan PNS secara online pada alamat:

Jenjang Dikmen : http://ptkdikmen.kemdikbud.go.id

Jenjang Dikdas : http://p2tkdikdas.kemdikbud.go.id

Jenjang PAUD : http://pptkpaudni.kemdikbud.go.id

Atas perhatian dan kerja sama yang baik, kami ucapkan terima kasih.

Jakarta, 24 April 2014

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan

Mohammad Nuh

Guru Honorer yang Ingin Jadi PNS Harus Lulus Tes

Standar

Mengikuti tes merupakan suatu hal yang wajib untuk jadi PNS
Bagi guru honorer yang ingin menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) wajib mengikuti tes. Sebab mereka tidak bisa otomatis langsung diangkat menjadi PNS. Hal ini dikatakan Mendikbud, Mohammad Nuh saat konferensi pers di Gedung Ki Hajar Dewantara, Kompleks Kemdikbud, Jakarta (2/5/14).

“Kalau seseorang tidak memenuhi persyaratan sebagai guru, apakah kita tidak kasihan kepada murid-murid yang diajar oleh guru yang tidak punya kompetensi?” kata Nuh yang SekolahDasar.Net kutip dari laman dikdas.kemdikbud.go.id (3/5/14).

Mantan Rektor ITS ini merasa kasihan kepada para guru yang sudah lama mengajar sebagai honorer. Tetapi dia berharap guru yang ingin menjadi PNS berusaha segera memenuhi segala persyaratan. Para guru honorer disarankan mengikuti berbagai pelatihan untuk meningkatkan kompetensinya.

Guru honorer menurutnya juga memiliki kualitas yang tidak kalah dengan guru PNS. Yang membedakan keduanya hanya terkait pengangkatan. Setiap pengangkatan guru PNS ditentukan kuota dan prioritasnya, misalnya dalam hal masa dan lokasi mengabdi.

“Guru yang sudah lama mengabdi diprioritaskan, atau kuota guru di daerah terpencil dinaikkan,” kata Nuh.

Bagi guru honorer yang belum lulus tes seleksi CPNS tidak perlu berkecil hati. Menurut Mohammad Nuh, mereka masih memiliki kesempatan untuk menjadi PNS dengan mengikuti tes CPNS tahun berikutnya.

Sumber: http://www.sekolahdasar.net/2014/05/guru-honorer-yang-ingin-jadi-pns-harus-lulus-tes.html#ixzz30wmIa1xV

BSD versi 2.07 sudah kami Luncurkan

Standar

Kabar gembira utk semua.
Yang perlu djperhatikan adalah cara instalasi dan baca panduan yang ada. BSD versi 2.07 berbeda dengan yg sebelum nya, karena BSD 2.07 para operator sekolah bisa langsung mengirimkan hasil backup secara otomatis [selama terkoneksi ke Internet] ke server P2TK DIKDAS, jadi sekolah tidak perlu berbondong2 ke dinas pendidikan serta op tunj pun tetap bisa bekerja seperti biasa.
P2TK akan pakai BSD hingga waktu yang belum ditentukan, BSD 2.07 ini digunakan oleh P2TK DIKDAS untuk keperluan tunjangan, penilaian angka kredit dan penentuan siapa yg bisa di Inpasing bagi Guru Bukan PNS pada tahun 2014.
Oleh sebab itu yang harus diperhatikan adalah :
1. Sebelum instalasi BSD 2.07 pastikan semua app dapodik pada op sekolah sudah menggunakan app dapodik versi 2.07
2. Perhatikan kevalidan data pada Local
3. Sangat penting bagi semua sekolah menginstal aplikasi BSD 2.07
APLIKASI INI BISA DI DOWNLOAD PADA :
1. http://infopendataan.dikdas.kemdikbud.go.id/
2. Lembar Info PTK
a. http://223.27.144.195:8081/
b. http://223.27.144.195:8082/
c. http://223.27.144.195:8083/
d. http://223.27.144.195:8084/
e. http://223.27.144.195:8085/
3. Serta FB para admin P2TK Dikdas
APLIKASI BSD 2.07 HANYA AKAN BEKERJA PADA APLIKASI DAPODIK VERSI 2.07c
BACA DULU MANUAL NYA YAH
Installer :

https://drive.google.com/file/d/0B0YDEso4YLxkNVUxVEdob3g0d28/edit?usp=sharing

Manual:

https://drive.google.com/file/d/0B0YDEso4YLxkRFpXUHhXX3lab1k/edit?usp=sharing

BACA DAHULU MANUAL BOOK NYA SEBELUM BEKERJA DAN BERTANYA-TANYA
SELAMAT BEKERJA

Jadwal Penerbitan SKTP Guru 2014 Tahap 2

Standar

Bagi guru yang belum mendapat Surat Keputusan (SK) penerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) tahap 1 yang telah terbit pada awal bulan April 2014, P2TK Dikas akan menerbitkan SK TPG pada bulan Juni 2014. Penerbitan SK TPG tahap 2 ini diperuntukan bagi guru yang datanya di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sudah valid.

P2TK Dikdas rencananya akan kembali melakukan closing data pada tanggal 1 Juni 2014 untuk data Dapodik triwulan 2. Pengolahan data ini selain untuk dasar penerbitan SK TPG tahap 2 yang datanya pada triwulan 1 belum valid, juga akan menentukan penerima TPG pada triwulan 1 berhak menerima kembali tunjangan pada triwulan 2 atau tidak.

Guru yang tidak berhak menerima TPG disebabkan karena kehilangan jumlah jam mengajar minimal 24 jam per pekan pada triwulan 2, tidak aktif menurut Dapodik karena sakit, pensiun, wafat, cuti, dan lain-lain, maupun dibatalkan tunjangannya karena sebab-sebab tertentu oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.

Jika pada triwulan 1 guru belum dapat tunjangan dan pada triwulan 2 data guru sudah valid dan menerima SK TPP maka guru yang bersangkutan akan menerima dana tunjangan rapel triwulan 1 dan 2. Jika sampai lewat Juni seluruh persyaratan tidak terpenuhi, dana tunjangan guru akan hangus.

SK penerima TPG berlaku selama 6 bulan, SK yang terbit di semester II tahun ajaran 2013/2014 untuk pembayaran tunjangan profesi triwulan I dan II, yaitu Januari hingga Juni 2014. Pada semester I tahun ajaran 2014/2015 diterbitakan kembali SK TPG untuk membayar tunjangan profesi triwulan III dan IV, yaitu Juli sampai Desember 2014 dengan data yang diperbarui kembali.

Surat Edaran Pencairan TPG

Standar

Jakarta, Kemdikbud — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh telah mengirimkan surat edaran kepada pemerintah daerah untuk segera menyalurkan tunjangan profesi guru (TPG) pegawai negeri sipil daerah (PNSD) triwulan I tahun 2014 dan kurang bayar tahun 2010-2013. Ia menegaskan, jika ada pemerintah daerah yang tidak mencairkan tunjangan guru, sementara semua elemen pencairan tunjangan telah terpenuhi, Kemdikbud akan menempuh jalur hukum.

“Kami tidak akan segan-segan melaporkannya ke aparat penegak hukum,” tegas Mendikbud saat jumpa pers di Gedung A Kemdikbud, Jakarta, (25/04/2014).
Ia mengatakan, dana untuk membayar TPG sudah ada di kas daerah. Payung hukum untuk mencairkannya juga sudah ada, yaitu Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 61/PMK.07/2014 tanggal 3 April 2014 tentang Pedoman Umum dan Alokasi Tunjangan Profesi Guru Pegawai Negeri Sipil Daerah Provinsi, Kabupaten, dan Kota Tahun Anggaran 2014. Selain itu, nama-nama guru yang berhak menerima TPG juga sudah dikeluarkan Kemdikbud melalui SK TPG PNSD tahun 2014 dan SK Kurang Bayar TPG PNSD tahun 2010-2013.

“Satu-satunya jalan ya wilayah hukum kalau tidak ada niatan baik (menyalurkan). Kalau tidak disalurkan, akan jadi temuan,” ujar Mendikbud.

Dalam suratnya, Mendikbud meminta pemerintah daerah menyalurkan TPG tersebut paling lambat tanggal 30 April 2014. Surat edaran Mendikbud mengenai pembayaran TPG dikirim tertanggal 24 April 2014 kepada Gubernur Provinsi DKI Jakarta, dan bupati serta walikota di seluruh Indonesia.

Alasan pengiriman surat hanya kepada Gubernur DKI Jakarta, tidak kepada seluruh gubernur di Indonesia adalah karena untuk provinsi DKI Jakarta, anggaran untuk membayarkan TPG disalurkan ke pemerintah provinsi, bukan ke pemerintah kabupaten dan kota seperti provinsi lain. (Desliana Maulipaksi)

Info Cek SK Tunjangan Profesi Guru 2014

Standar

Cek Sk Tunjangan Profesi Guru 2014 sering terjadi kendala. Pasalnya disebabkan server terlalu sibuk karena terlalu banyak yang mengakses dan berakibat server eror. Namun tidak ada salahnya untuk dicoba. Berikut tulisan berkaitan dengan Cek SK Tunjangan Profesi Guru 2014.

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, pencairan tunjangan sertifikasi guru tahun 2014 juga akan menggunakan data yang berasal dari pendataan DAPODIKDAS, Bagi Anda yang sekolahnya telah selesai mengupload Data DAPODIKDAS tahun 2013/2014 sebaiknya sebelum melakukan Cek SK Tunjangan Guru (SKTP), Anda mencoba mengecek kesesuaian Data PTK (Guru) dan Jumlah Jam mengajar dengan mengklik link Cek Data Guru dan Kesusaian Jumlah Jam Mengajar.Sebelum aneka tunjangan guru (tunjangan sertifikasi atau profesi guru) dan tunjangan lain dicairkan, sebelumnya akan diterbitkan SK Pencairan atau yang kita kenal dengan SKTP yang berlaku untuk satu semester (6 bulan). Penerbitan SKTP ini didasarkan data DAPODIKDAS yang telah diuplod pihak sekolah melalui Aplikasi DAPODIKDAS.
Selanjutnya, Bagi Bapak/Ibu Guru yang penasaran ingin melakukan Cek SK Aneka Tunjangan Guru (SKTP) atau akan melakukan pengecekan apakah SK Tunjangan Sertifikasi, SK Tunjangan Fungsional, SK Tunjangan Daerah Khusus (DASUS), SK Tunjangan Daerah Terpencil (DACIL) sudah ada apa belum dapat dilakukan dengan cara mengklik link SIM Aneka Tunjangan Guru dengan mengunjungi Direktorat P2TK Dikdas atau klik http://223.27.144.195:8001/index.php dan isikan NUPTK / NIGB dan pasword anda : yyyymmdd (tahun bulan tanggal lahir). Dapat juga klik gambar di bawah ini dan anda akan dibawa menuju situs.
Link cek tunjangan sertifikasi guru 2014 Cek SK Tunjangan Profesi Guru 2014
Bila link tersebut sudah dapat diakses, selanjutnya Anda mengisi form Cek SK Tunjangan Guru (SKTP) dengan mengisi form Login menggunakan NUPTK Anda dengan menggunakan password seperti pada cek verifikasi data guru, yaitu tanggal lahir dengan format YYYYMMDD. Misalkan kelahiran anda adalah 12 Desember 1965, maka passwordnya adalah 19651212.

Apabila Anda berhasil login pada Cek SK Tunjangan Guru (SKTP), maka dapat diketahui apakah SKTP Anda sudah cetak atau belum seperti gambar di bawah ini.
Demikian moga bermanfaat.
(Sumber : Pendidikan Kewarganegaraan)