POS UJIAN SEKOLAH SD/MI TAHUN 2013/2014

Standar

Pelaksanaan Ujian Sekolah (US) SD/MI perlu berpedoman pada Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan Ujian Sekolah/Madrasah Pada Sekolah Dasar/Madarasah Ibtidaiyah, Sekolah Dasar Luar Biasa, dan Penyelenggara Program Paket A/Ula Tahun Pelajaran 2013/2014 dapat diunduh di:

http://www.kemdikbud.go.id/kemdikbud/sites/default/files/POS%20Ujian%20Sekolah-Madrasah%202014.pdf

Semoga dapat bermanfaat bagi pendidikan dan berhasil dalam menempuh Ujian Sekolah

Download Kisi-kisi Soal Ujian Sekolah 2014 SD/MI

Standar

Kisi-kisi sebagai acuan dalam pengembangan dan pembuatan soal Ujian Sekolah
Kisi-kisi sebagai acuan dalam pembuatan soal Ujian Sekolah tahun 2014.
Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud telah merilis kisi-kisi ujian sekolah/madrasah (US/M) tahun pelajaran 2013/2014 untuk jenjang Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) dan sederajat.

Kisi-kisi ujian sekolah/madrasah tahun pelajaran 2013/2014 pada SD/MI, SDLB, dan Program Paket A dapat didownload secara bebas di situs Kemdikbud. Anda dapat mendownload kisi-kisi ujian sekolah melalui tautan berikut ini:

http://litbang.kemdikbud.go.id/pengumuman/KISI-KISI%20US-M%202014.pdf

Penyusunan kisi-kisi ujian sekolah/madrasah ini dalam rangka melaksanakan ketentuan Pasal 19 ayat (2) dan ayat (4) Permendikbud Nomor 102 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Ujian Sekolah/Madrasah pada SD/MI, SDLB, dan Program Paket A.

Kisi-kisi soal ujian sekolah SD/MI dan SDLB yang digunakan sebagai acuan dalam penyusunan soal ujian sekolah/madrasah tahun pelajaran 2013/2014 ini terdiri beberapa kompetensi yang dijabarkan menjadi beberapa indikator.

Dengan mendownload kisi-kisi soal ujian sekolah 2014 pada SD/MI, SDLB dan sederajat ini, guru dapat segera memanfaatkan kisi-kisi soal ujian sekolah/madrasah tersebut sebagai acuan untuk mengajarkan materi pelajaran yang sesuai kisi-kisi kepada peserta didiknya.

Cek Verifikasi Data Guru atau PTK di P2TK DIKDAS

Standar

Mulai tahun 2013 penerbitan SK Tunjangan Profesi (SK TP) atau juga dikenal dengan SK Dirjen akan didasarkan pada Data Pokok Kependidikan (DAPODIK) yang ada di Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (DIREKTORAT P2TK DIKDAS). Data guru atau Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) ini diinput dan dikirim sendiri oleh sekolahan masing-masing melalui Aplikasi Pendataan Pendidikan ke server pusat DAPODIK secara online.

Sistem online DAPODIK ini berdampak pada guru atau PTK yang sudah memiliki sertifikat pendidik. Data Anda sebagai guru atau PTK harus benar dan valid, sehingga nantinya tidak bermasalah dengan penerbitan SK TP atau pencairan tunjangan sertifikasi. Ada data-data terkait guru atau PTK pada Dapodik yang wajib untuk diisi karena akan berpengaruh langsung pada program-program di P2TK DIKDAS.

Cara Mengecek Verifikasi Data Guru atau PTK di P2TK DIKDAS
Untuk melihat data masing-masing guru atau PTK sudah sudah terisi dan valid atau belum bisa mengeceknya di website P2TK DIKDAS. Dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Kunjungi website P2TK DIKDAS http://p2tkdikdas.kemdikbud.go.id
atau juga bisa langsung klik link ini untuk lebih cepat.

Untuk melihat data, Bapak Ibu harus login dulu

2. Untuk melihat data, login terlebih dahulu dengan memakai NUPTK dan password yaitu tanggal lahir dengan format YYYYMMDD. Contoh: jika tanggal lahir Anda 23 Agustus 1985 passwordnya: 19850823

Tampilan jika Bapak Ibu berhasil login

3. Setelah berhasil login, Anda akan menjumpai halaman seperti di atas, ada 20 baris data yang ditampilkan, ada juga informasi status, valid ataukah belum.

Jika login gagal, akan ada keterangan mengenai alasan kegagalan di bawah form. Jika muncul informasi NUPTK tidak ditemukan, ada beberapa kemungkinan. 1) Kolom NUPTK belum diisi pada data DAPODIK Anda; 2) Kolom NUPTK anda diisi namun salah ketik. 3) Data DAPODIK belum ter-import ke basis data.

Jika terjadi kesalahan atau memperbaiki data, guru atau PTK bisa megubahnya lewat Aplikasi Pendataan yang ada di masing-masing sekolah bersangkutan melalui operator dan dikirimkan kembali ke server pusat DAPODIK.

Dengan pendataan sistem online pihak guru atau PTK harus aktif dalam mencari informasi terkait profesinya. Selain mencari informasi di Dinas Pendidikan setempat, guru atau PTK juga harus rajin memantau informasi di website pendidikan.

SekolahDasar.Net | 1/02/2013 | #Pendataan #Ser

Sumber: http://www.sekolahdasar.net/2013/01/cek-verifikasi-data-guru-atau-ptk-di-p2tk-dikdas.html#ixzz2rCmRN2FB

Seleksi CPNS 2014 Dilaksanakan Pada Bulan Juli

Standar

Direncanakan tes CPNS 2014 akan dilangsungkan Juni atau Juli.
Direncanakan tes CPNS 2014 akan dilangsungkan Juni atau Juli.
Tes seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) rencananya dilaksanakan kembali pada bulan Juni atau Juli 2014. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Azwar Abubakar meminta para peserta tes CPNS 2013 yang tidak diterima untuk kembali mempersiapkan diri mengikuti tes serupa pada tahun 2014.

“Seleksi CPNS 2014 direncanakan tesnya pada Juni atau Juli sehingga ada waktu sekitar empat bulan untuk mempersiapkan diri lagi” kata Azwar Abubakar yang SekolahDasar.Net kutip dari Antara (12/01/2014).

Khusus untuk peserta CPNS dari jalur tenaga honorer kategori 2 yang tidak memenuhi passing grade, Pemda diminta untuk bijak dalam memperlakukan. Menpan-RB menegaskan sudah tidak ada lagi tenaga honorer. Dia menyarankan jika Pemda masih membutuhkan tenaganya, sebaiknya diikat dalam bentuk kontrak.

Dia pun mengajak Pemda agar membantu para pemuda di daerahnya yang akan mengikuti seleksi CPNS dengan mengkoordinir bimbingan belajar. Hal ini perlu dilakukan untuk meningkatkan kemampuan para pemuda dalam mengerjakan soal-soal tes CPNS, sehingga mampu bersaing dengan peserta dari luar daerah.

“Kalau kita kalah bersaing dengan peserta dari luar daerah, maka kapasitasnya harus ditingkatkan lagi, bukan systemnya yang diubah,” kata Azwar yang SekolahDasar.Net kutip dari JPNN (12/01/2014).

SekolahDasar.Net 1/12/2014 | #Jadwal #Penerimaan CPNS

Sumber: http://www.sekolahdasar.net/2014/01/seleksi-cpns-2014-dilaksanakan-pada-bulan-juli.html#ixzz2qLGBN57I

Pengumuman CPNS tahun 2013

Standar

Bagi peserta CPNS dapat mengetahui pengumumannya melalui di sini http://cpns.liputan6.com/ atau http://sscn.bkn.go.id/ActionServlet?page=hasil . Silahkan masukan nomor pesertanya. Selamat kepada peserta yang lulus diterima CPNS, semoga berdedikasi dalam tugasnya. Yang belum lulus harap bersabar dan mencobanya dikesmpatan lain.

Mapel Bahasa Inggris, Penjaskes, dan TIK Dihapus

Standar

Tiga mata pelajaran ini dialihkan menjadi ekstrakurikuler
Pada Kurikulum 2013 tiga mata pelajaran ini dialihkan jadi ekstrakurikuler.
Mata pelajaran (Mapel) Bahasa Inggris dan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam penerapan Kurikulum 2013 akan dihapus. Selain itu, Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (Penjaskes) yang pada kurikulum KTSP menjadi mata pelajaran wajib, mulai tahun ajaran 2013/2014 akan dihapus dari mata pelajaran sekolah dasar (SD).

Tiga mata pelajaran tidak lagi menjadi mata pelajaran utama di SD, ketiganya berubah menjadi kegiatan ekstrakurikuler. Menurut Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto mengatakan tiga mata pelajaran itu sama seperti dengan Pramuka, Unit Kesehatan Sekolah (UKS), yaitu menjadi kegiatan ekstrakurikuler pada Kurikulum 2013.

Penghapusan mata pelajaran Bahasa Inggris di SD dilakukan secara bertahap. Mulai tahun ini dicabut khusus untuk kelas I dan kelas III. Pada tahun ajaran berikutnya mata pelajaran Bahasa Inggris di SD tidak diajarkan kepada siswa kelas II dan IV. Ditargetkan pada tahun ajaran 2016/2017 tidak ada pelajaran itu di semua kelas SD.

“Terakhir pada tahun ajaran 2016/2017, baru seluruh kelas tidak ada lagi pelajaran itu sebagai mata pelajaran intrakurikuler,” kata Taufik dikutip SekolahDasar.Net dari Kompas.com (11/12/13).

Pada saat Kurikulum 2013 diberlakukan, siswa mempelajari Bahasa Inggris sebagai penunjang pengetahuan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Bahasa Inggris disuguhkan dalam metode pembelajaran kreatif. Dengan diberlakukannya kebijakan ini, tidak ada lagi sekolah yang menggunakan Bahasa Inggris sebagai pengantar sehari-hari kecuali sekolah internasional.

Untuk mata pelajaran Penjaskes, akan lebih diajarkan pada implementasi, misalnya pada pengenalan olahraga, cara menjaga kebersihan, dan makanan sehat. Begitupun dengan mata pelajaran TIK bukan lagi ilmu dasar komputer. Dengan digesernya mata pelajaran Bahasa Inggris, Penjaskes ,dan TIK ke dalam ekstrakurikuler akan menuntut guru untuk dapat lebih berinovasi dalam mengajar.

SekolahDasar.Net 11 Desember 2013 | #Kurikulu

Sumber: http://www.sekolahdasar.net/2013/12/mapel-bahasa-inggris-penjaskes-dan-tik-dihapus.html#ixzz2nJsssVaV

Informasi Penyampaian Nilai TKD Dan Pengumuman Kelulusan CPNS

Standar

Merujuk perubahan lampiran Surat Edaran Menteri PAN-RB Nomor 10 Tahun 2013 khususnya terkait dengan pengumuman kelulusan peserta seleksi CPNS dari pelamar umum maupun dari tenaga honorer K-II. Sehubungan dengan hal tersebut, bersama ini kami beritahukan bahwa berdasarkan hasil rapat PANSELNAS tanggal 2 dan 5 Desember 2013 yang antara lain memutuskan perubahan jadwal sebagai berikut:

http://www.menpan.go.id/berita-terkini/2095-informasi-penyampaian-nilai-tkd-dan-pengumuman-kelulusan-cpns

Persyaratan Umum Peserta Sertifikasi 2014

Standar

Tahun depan akan menjadi penyelenggaraan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) yang terakhir. Karena pada tahun 2015 yang akan datang, penyelenggaraan sertifikasi guru akan dilaksanakan melalui Pendidikan Profesi Guru (PPG). Guru akan memperoleh gelar profesional setelah mengikuti perkuliahan dengan beban belajar pada PPG yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Pelaksanaan PLPG 2014 akan dimulai dengan proses verifikasi calon peserta. Terdapat beberapa perbedaan mendasar pada pelaksanaan PLPG 2014 jika dibandingkan dengan pelaksanaan PLPG sebelumnya. Perbedaan tersebut mulai dari mekanisme penyelenggaraan hingga proses penetapan peserta.
Perbedaan penyelenggaraan sertifikasi 2014
1. Modul/bahan ajar peserta PLPG akan diserahkan lebih awal sebelum peserta mengikuti PLPG.
2. Penetapan peserta dilaksanakan setelah selesai uji kompetensi (UK) dan UK diikuti seluruh guru yang belum bersertifikat pendidik dan telah memenuhi persyaratan.
3. Perangkingan dilakukan oleh sistem yang terintegrasi dengan data base NUPTK dalam hal ini PADAMU NEGERI dan dipublikasikan secara online.
4. Penetapan sasaran/kuota peserta sertifikasi didasarkan pada keseimbangan usia dan keadilan proporsional jumlah peserta antar provinsi
Persyaratan umum peserta sertifikasi guru 2014
1. Guru yang belum memiliki sertifikat pendidik dan masih aktif mengajar di sekolah di bawah binaan Kemdikbud kecuali guru Pendidikan Agama. Sertifikasi bagi guru Pendidikan Agama dan semua guru yang mengajar di madrasah diselenggarakan oleh Kemenag dengan kuota dan aturan penetapan peserta dari Kemenag (Surat Edaran Bersama Direktur Jenderal PMPTK dan Sekretaris Jenderal Departemen Agama Nomor SJ/Dj.I/Kp.02/1569/ 2007, Nomor 4823/F/SE/2007 Tahun 2007).
2. Memiliki kualifikasi akademik sarjana strata 1 (S-1) atau diploma empat (D-IV) dari program studi yang terakreditasi atau minimal perguruan tinggi yang memiliki izin penyelenggaraan.
3. Bagi guru yang diangkat dalam jabatan pengawas, maka harus memenuhi ketentuan diangkat menjadi pengawas satuan pendidikan sebelum berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru (1 Desember 2008), dan berusia setinggi-tingginya 50 tahun pada saat diangkat sebagai pengawas tersebut.
4. Sudah menjadi guru pada suatu satuan pendidikan baik sebagai PNS atau non PNS pada saat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen ditetapkan tanggal 30 Desember 2005.
5. Bagi guru non PNS yang mengajar di sekolah swasta harus memiliki SK sebagai guru tetap yayasan (GTY) minimal 2 tahun secara terus menerus dari penyelenggara pendidikan.
6. Bagi guru non PNS yang mengajar di sekolah negeri harus memiliki SK dari Bupati/Walikota.
7. Belum berusia 60 tahun pada tanggal 1 Januari 2014.
8. Sehat jasmani dan rohani dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari dokter. Jika peserta diketahui sakit pada saat datang untuk mengikuti PLPG yang menyebabkan tidak mampu mengikuti PLPG, maka LPTK berhak melakukan pemeriksaan ulang terhadap kesehatan peserta tersebut. Jika hasil pemeriksanaan kesehatan menyatakan peserta tidak sehat, LPTK berhak menunda atau membatalkan keikutsertaannya dalam PLPG.
9. Memiliki nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan (NUPTK). NUPTK ini sudah harus dinyatakan sebagai NUPTK aktif pada sistem layanan transaksional PADAMU NEGERI.
Meskipun persyaratan umum peserta sertifikasi 2014 ini masih bersifat DRAFT dan belum menjadi Buku 1 sertifikasi guru 2014 karena belum disahkan, namun kiranya dapat menjadi acuan sementara bagi guru-guru yang beleum memiliki sertifikat pendidik. Mengingat bahwa yang menjadi database sumber pada aplikasi AP2SG adalah PADAMU NEGERI, maka sebaiknya guru segera melakukan perbaikan-perbaikan yang diperlukan. Termasuk perbaikan jenjang pendidikan, mengingat, jenjang pendidikan peserta sertifikasi guru 2014 wajib S1. Semoga bermanfaat.
Persyaratan Umum Peserta Sertifikasi 2014
Tahun depan akan menjadi penyelenggaraan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) yang terakhir. Karena pada tahun 2015 yang akan datang, penyelenggaraan sertifikasi guru akan dilaksanakan melalui Pendidikan Profesi Guru (PPG). Guru akan memperoleh gelar profesional setelah mengikuti perkuliahan dengan beban belajar pada PPG yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Pelaksanaan PLPG 2014 akan dimulai dengan proses verifikasi calon peserta. Terdapat beberapa perbedaan mendasar pada pelaksanaan PLPG 2014 jika dibandingkan dengan pelaksanaan PLPG sebelumnya. Perbedaan tersebut mulai dari mekanisme penyelenggaraan hingga proses penetapan peserta.
Perbedaan penyelenggaraan sertifikasi 2014
1. Modul/bahan ajar peserta PLPG akan diserahkan lebih awal sebelum peserta mengikuti PLPG.
2. Penetapan peserta dilaksanakan setelah selesai uji kompetensi (UK) dan UK diikuti seluruh guru yang belum bersertifikat pendidik dan telah memenuhi persyaratan.
3. Perangkingan dilakukan oleh sistem yang terintegrasi dengan data base NUPTK dalam hal ini PADAMU NEGERI dan dipublikasikan secara online.
4. Penetapan sasaran/kuota peserta sertifikasi didasarkan pada keseimbangan usia dan keadilan proporsional jumlah peserta antar provinsi
Persyaratan umum peserta sertifikasi guru 2014
1. Guru yang belum memiliki sertifikat pendidik dan masih aktif mengajar di sekolah di bawah binaan Kemdikbud kecuali guru Pendidikan Agama. Sertifikasi bagi guru Pendidikan Agama dan semua guru yang mengajar di madrasah diselenggarakan oleh Kemenag dengan kuota dan aturan penetapan peserta dari Kemenag (Surat Edaran Bersama Direktur Jenderal PMPTK dan Sekretaris Jenderal Departemen Agama Nomor SJ/Dj.I/Kp.02/1569/ 2007, Nomor 4823/F/SE/2007 Tahun 2007).
2. Memiliki kualifikasi akademik sarjana strata 1 (S-1) atau diploma empat (D-IV) dari program studi yang terakreditasi atau minimal perguruan tinggi yang memiliki izin penyelenggaraan.
3. Bagi guru yang diangkat dalam jabatan pengawas, maka harus memenuhi ketentuan diangkat menjadi pengawas satuan pendidikan sebelum berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru (1 Desember 2008), dan berusia setinggi-tingginya 50 tahun pada saat diangkat sebagai pengawas tersebut.
4. Sudah menjadi guru pada suatu satuan pendidikan baik sebagai PNS atau non PNS pada saat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen ditetapkan tanggal 30 Desember 2005.
5. Bagi guru non PNS yang mengajar di sekolah swasta harus memiliki SK sebagai guru tetap yayasan (GTY) minimal 2 tahun secara terus menerus dari penyelenggara pendidikan.
6. Bagi guru non PNS yang mengajar di sekolah negeri harus memiliki SK dari Bupati/Walikota.
7. Belum berusia 60 tahun pada tanggal 1 Januari 2014.
8. Sehat jasmani dan rohani dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari dokter. Jika peserta diketahui sakit pada saat datang untuk mengikuti PLPG yang menyebabkan tidak mampu mengikuti PLPG, maka LPTK berhak melakukan pemeriksaan ulang terhadap kesehatan peserta tersebut. Jika hasil pemeriksanaan kesehatan menyatakan peserta tidak sehat, LPTK berhak menunda atau membatalkan keikutsertaannya dalam PLPG.
9. Memiliki nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan (NUPTK). NUPTK ini sudah harus dinyatakan sebagai NUPTK aktif pada sistem layanan transaksional PADAMU NEGERI.
Meskipun persyaratan umum peserta sertifikasi 2014 ini masih bersifat DRAFT dan belum menjadi Buku 1 sertifikasi guru 2014 karena belum disahkan, namun kiranya dapat menjadi acuan sementara bagi guru-guru yang beleum memiliki sertifikat pendidik. Mengingat bahwa yang menjadi database sumber pada aplikasi AP2SG adalah PADAMU NEGERI, maka sebaiknya guru segera melakukan perbaikan-perbaikan yang diperlukan. Termasuk perbaikan jenjang pendidikan, mengingat, jenjang pendidikan peserta sertifikasi guru 2014 wajib S1. Semoga bermanfaat.

HASIL UJIAN ULANG 1 TAHAP 3 NON BLOK (TITL), 4 BLOK, 4 NON BLOK, KEMENAG DAN HASIL UJIAN UTAMA KEMENAG

Standar

Diberitahukan dengan hormat hasil ujian ulang 1 tahap 3 non blok (TITL), 4 blok, 4 non blok, Kemenag dan hasil ujian utama Kemenang dapat dilihat di pengumuman PLPG atau diklik sini.

http://lp3.unnes.ac.id/v2/pengumuman-plpg/

Hasil ujian utama kemenag yang diumumkan adalah yang selesai pada tanggal 24 November 2013.

Untuk Hasil ujian utama Kemenag yang selesai pada tanggal 4 Desember 2013 rencananya akan diumumkan paling lambat tanggal 10 Desember 2013.

Ujian ulang 2 dan Ujian ulang 1 akan dilaksanakan pada tanggal 15 Desember 2013

Demikian pemberitahuan kami, terima kasih atas perhatiannya