Menkeu Aturan Baru Tunjangan Profesi dan Tambahan Guru PNS

INILAH.COM, Jakarta – Menteri keuangan menetapkan dua Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait tunjangan profesi dan dana tambahan penghasilan guru PNS daerah.

Kedua PMK tersebut adalah PMK Nomor 34/PMK.07/2012 tentang Pedoman Umum dan Alokasi Tunjangan Profesi Guru Pegawai Negeri Sipil Daerah Kepada Daerah Provinsi, Kabupaten, dan Kota Tahun Anggaran 2012, dan PMK Nomor 35/PMK.07/2012 tentang Pedoman Umum dan Alokasi Dana Tambahan Penghasilan Guru Pegawai Negeri Sipil Daerah Kepada Daerah Provinsi, Kabupaten, dan Kota Tahun Anggaran 2012.

PMK yang mulai berlaku pada tanggal 9 Maret 2012 ditetapkan dalam rangka melaksanakan ketentuan Pasal 28 ayat (12) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2011 tentang APBN 2012.

“Tunjangan Profesi (TP) Guru Pegawai Negeri Sipil Daerah (PNSD) diberikan kepada Guru PNSD yang telah memiliki sertifikat pendidik dan memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan kuota Tahun 2006 sampai denqan Tahun 2011,” papar Kepala Biro Humas Kementerian Keuangan, Yudi Pramadi, dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu (21/4/2012).

Sedangkan, lanjutnya, Dana Tambahan Penghasilan (DTP) Guru PNSD diberikan sebagai tambahan penghasilan bagi Guru PNSD yang belum mendapatkan TP Guru PNSD sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

“TP Guru PNSD diberikan satu kali gaji pokok Guru PNSD yang bersangkutan, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan terhitung mulai tanggal 1 Januari 2012, dan untuk DTP akan diberikan sebesar Rp250 ribu per orang per bulan terhitung mulai 1 Januari 2012,” ungkapnya.

Adapun alokasi untuk TP Guru PNSD tahun 2012 adalah sebesar Rp30,56 triliun dan alokasi untuk DTP Guru PNSD sebesar RP2,89 triliun. Penyaluran dan pembayaran TP dan DTP Guru PNSD dilaksanakan secara triwulanan. Sementara waktu penyaluran yaitu, triwulan I pada minggu terakhir bulan I Maret 2012, triwulan II pada minggu terakhir bulan Juni 2012, triwulan III pada minggu terakhir bulan September 2012, dan triwulan IV pada minggu terakhir bulan November 2012.

Penyaluran TP dan DTP Guru PNSD Triwulan I – IV dilaksanakan masing-rnasing sebesar “x” dari alokasi TP dan DTP Guru PNSD. “Baik TP maupun DTP Guru PNSD pembayaran dilaksanakan sebanyak 12 bulan dalam setahun, dan tidak termasuk untuk bulan ke-13,” tuturnya.

Pembayaran dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) setelah menerima TP dan DTP Guru PNSD di Rekening Kas Umum Daerah secara Triwulanan, yaitu triwulan I paling lambat bulan April 2012, triwulan II paling lambat bulan Juli 2012, triwulan III paling lambat bulan Oktober 2012, dan triwulan IV paling lambat bulan Desember 2012.

“Untuk menghindari sanksi penundaan penyaluran TP dan DTP Guru PNSD triwulan tahun anggaran berikutnya, pemda diwajibkan untuk menyerahkan Laporan Realisasi Pembayaran TP dan DTP Guru PNSD kepada Menteri Keuangan c.q. Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan secara semesteran. Semester I paling lambat diserahkan minggu pertama bulan Aqustus 2012 dan untuk semester II paling lambat minggu terakhir bulan April 2013,” paparnya.

 

Iklan

2 thoughts on “Menkeu Aturan Baru Tunjangan Profesi dan Tambahan Guru PNS”

  1. kalau melihat aturan menkeu cukup jelas, sesuai dengan sk 34 dan 35/2012, tapi realisasi transfer ke daerah itu sebenrnya bagaimana ? ko triwulan ke 2 di bayar 18 Agustus, dan nanti triwulan ke tiga ????? apa lagi alasannya. yang herannya permasalahan tersebut tak ada yang merasa bersalah, dan atau kenapa IrjenKemdiknas dan BPKP belum ada actionnya, atas keterlambatan tersebut.. Coba hak orang lain jangan dipermainkan. sadarlah, terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s