Renungan

wahai saudara,
suara lantangmu surut
mana keadilan yang dikumandangkan
ambisi pribadi jadi lokomotif
rel tiada lagi lurus dan sejajar
bengkok dan semakin bengkok
jalan lurus dibendung
cabang jalan dicari dan tak berujung
kau mainkan dengan irama menyayat hati
tiada suara lagi
membisu kelu
hanya doa pada-Mu Robbi
yang akan beri keadilan haqiqi
tiada membantah
itulah kebenaran sejati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s