Rantai Makanan (Herbivora, Carnivora, Omnivora, dan Detritivora)

Rantai makanan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Rantai makanan adalah perpindahan energi makanan dari sumber daya tumbuhan melalui seri organisme atau melalui jenjang makan (tumbuhanherbivoracarnivoraomnivora). Pada setiap tahap pemindahan energi, 80%–90% energi potensial hilang sebagai panas, karena itu langkah-langkah dalam rantai makanan terbatas 4-5 langkah saja. Dengan perkataan lain, semakin pendek rantai makanan semakin besar pula energi yang tersedia.
Ada dua tipe dasar rantai makanan:

  1. Rantai makanan rerumputan (grazing food chain). Misalnya: tumbuhanherbivoracarnivoraomnivora.
  2. Rantai makanan sisa (detritus food chain). Bahan mati mikroorganisme (detritivora = organisme pemakan sisa) predator dan bangkai.

para ilmuan ekologi mengenal tiga macam rantai pokok yaoitu rantai pemangsa, rantai parasit, dan rantai saprofit

a. rantai pemangsa landasan utamanya ialah tumbuhan hijau sebagai produsen rantai pemangsa dimuali dari hewan yg bersifat herbifora sebagai konsumen satu, dilanjutkan dengan karnivora

Blue morpho butterfly.jpg Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s